Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRD Samarinda

DPRD Samarinda Soroti Kendala Biaya Sambungan Air Bersih bagi Warga Berpenghasilan Rendah

4
×

DPRD Samarinda Soroti Kendala Biaya Sambungan Air Bersih bagi Warga Berpenghasilan Rendah

Share this article

Sentralkaltim.id – Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal, menyoroti masih banyaknya masyarakat berpenghasilan rendah yang kesulitan mendapatkan sambungan air bersih karena terkendala biaya pemasangan jaringan. Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar seluruh warga dapat menikmati layanan air minum yang layak.

Joha menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak pengembang, pembangunan jaringan air memang terus dilakukan. Namun, di lapangan masih terdapat sejumlah hambatan, terutama bagi warga yang rumahnya berada cukup jauh dari jaringan utama sehingga membutuhkan biaya tambahan untuk pemasangan pipa.

Ia mengatakan, masyarakat kerap mengeluhkan besarnya biaya yang harus ditanggung apabila jarak rumah mereka cukup jauh dari jaringan distribusi air. Kondisi tersebut dinilai memberatkan, khususnya bagi warga dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah.

“Kami sering menerima keluhan masyarakat yang ingin memasang sambungan air, tetapi diminta membayar karena pipanya jauh. Bagi masyarakat yang ekonominya terbatas, tentu hal itu menjadi beban,” ujarnya saat di Kantor DPRD Samarinda.

Menurut Joha, kebutuhan akan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Karena itu, ia menilai perlu ada kebijakan yang mampu meringankan biaya pemasangan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau masyarakat tidak sanggup membayar biaya tersebut, apakah mereka tidak berhak mendapatkan layanan air bersih? Ini yang harus kita pikirkan bersama agar ada jalan keluarnya,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama Perumdam Tirta Kencana Samarinda dapat merumuskan skema yang lebih berpihak kepada masyarakat kurang mampu, baik melalui subsidi biaya pemasangan maupun program bantuan khusus untuk perluasan jaringan. Dengan demikian, target pemerataan pelayanan air bersih di Kota Samarinda dapat tercapai tanpa membebani warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *