Sentralkaltim.id – Selain persoalan pembangunan gedung, kondisi lingkungan SMP Negeri 24 Samarinda juga menjadi perhatian serius. Lokasi sekolah yang rawan banjir membuat pemerintah menyiapkan strategi tambahan, salah satunya melalui peninggian lahan dan perbaikan sistem drainase.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan opsi relokasi bisa saja dipertimbangkan. Namun, langkah tersebut hanya memungkinkan jika ada lokasi baru yang benar-benar layak dijadikan area sekolah.
“Kalau lokasi baru tidak memadai, lebih baik tetap di tempat sekarang dengan perbaikan infrastruktur maksimal,” ujarnya tegas, Selasa (30/9/2025).
Ia menekankan bahwa pembangunan ulang SMPN 24 tidak hanya bertujuan menghadirkan gedung megah, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Samarinda. Fasilitas yang lebih representatif diharapkan mampu mendukung kenyamanan siswa dalam belajar.
“Gedung sekolah yang layak akan menciptakan suasana belajar yang nyaman. Harapan kami, kualitas pendidikan di Samarinda ikut meningkat,” pungkas Novan.















