Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRD Samarinda

DPRD Samarinda Nilai Teknologi Pengolahan Air Laut Layak Jadi Solusi Kebutuhan Air Bersih

2
×

DPRD Samarinda Nilai Teknologi Pengolahan Air Laut Layak Jadi Solusi Kebutuhan Air Bersih

Share this article

Sentralkaltim.id, – Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menilai teknologi pengolahan air laut menjadi air tawar berpotensi menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi daerah yang memiliki keterbatasan sumber air baku.

Menurut Helmi, sejumlah negara telah lebih dahulu menerapkan teknologi desalinasi untuk mengubah air laut menjadi air layak konsumsi. Meski teknologi tersebut masih membutuhkan biaya dan pengembangan yang tidak sedikit, ia menilai peluang penerapannya di Indonesia tetap terbuka seiring perkembangan teknologi.

“Di negara-negara luar itu sekarang yang tidak punya air tawar, mereka mengolah air asin menjadi air tawar. Teknologinya memang sudah maju, tetapi tidak menutup kemungkinan ke depan kita juga bisa seperti itu,” ujar Helmi, Kamis (6/8/2026).

Ia mengatakan, kondisi setiap daerah berbeda-beda dalam ketersediaan sumber air baku. Samarinda masih memiliki sumber air tawar yang relatif mencukupi, namun daerah lain seperti Balikpapan menghadapi tantangan yang lebih besar karena keterbatasan sumber air permukaan.

“Kalau Samarinda masih konsumsi air tawarnya masih banyak. Tetapi daerah seperti Balikpapan hampir tidak punya sumber air tawar yang memadai. Tidak menutup kemungkinan mereka nantinya memiliki program seperti itu,” katanya.

Helmi menilai inovasi di sektor penyediaan air bersih perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya mengantisipasi kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Menurutnya, pemerintah daerah perlu terbuka terhadap berbagai teknologi yang mampu meningkatkan ketahanan air, terutama ketika kebutuhan air bersih terus meningkat.

Ia juga berharap berbagai inovasi dalam pengelolaan sumber daya air dapat dipelajari dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Dengan begitu, pemerintah memiliki lebih banyak pilihan dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Baca juga :  DPRD Samarinda Sambut Baik Target Pengurusan Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari

Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa kondisi ketersediaan air baku di Samarinda hingga saat ini masih relatif aman. Karena itu, penerapan teknologi pengolahan air laut dipandang sebagai alternatif jangka panjang yang dapat dipertimbangkan apabila kebutuhan air bersih terus meningkat di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *