Scroll untuk baca artikel
DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Celni Pita Sari, Soroti Minimnya Anggaran Kebudayaan

5
×

DPRD Samarinda Celni Pita Sari, Soroti Minimnya Anggaran Kebudayaan

Share this article
Celni Pita Sari menyoroti minimnya anggaran kebudayaan di Samarinda yang dinilai menghambat pengembangan budaya dan pariwisata daerah.

Sentralkaltim.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menyoroti minimnya anggaran untuk sektor kebudayaan di Kota Tepian. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala dalam upaya pengembangan budaya dan pariwisata daerah.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pihaknya baru mengetahui kondisi anggaran kebudayaan setelah menggelar hearing bersama bidang kebudayaan beberapa waktu lalu.

Menurut Celni, anggaran yang tersedia saat ini dinilai belum cukup untuk mendukung berbagai program pengembangan budaya di Kota Samarinda. Bahkan, sebagian besar anggaran hanya digunakan untuk kegiatan sosialisasi dan program rutin lainnya.

“Saat hearing kemarin dengan dinas kebudayaan, kami baru mendapati fakta bahwa di bidang kebudayaan itu anggarannya sangat minim sekali,” ungkapnya, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, saat ini anggaran kebudayaan di Samarinda hanya tersisa sekitar Rp1 miliar lebih. Jumlah tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan untuk menjalankan berbagai program pelestarian dan promosi budaya daerah.

“Saat ini hanya tersisa satu miliar sekian lebih. Itu pun mungkin hanya bisa digunakan untuk sosialisasi dan kegiatan lainnya. Jadi memang untuk kebudayaan sangat minim sekali, jelasnya.

Karena itu, Celni berencana menjalin kolaborasi lebih intensif dengan bidang kebudayaan guna mendorong peningkatan anggaran di tahun mendatang. DPRD berharap dukungan anggaran yang lebih besar nantinya dapat membuat program pengembangan budaya di Samarinda berjalan lebih efektif dan terarah. Pungkasnya (*)

Baca juga :  Samarinda Dinilai Masih Tertinggal dalam Digitalisasi Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *