Scroll untuk baca artikel
DPRD Samarinda

Anhar Soroti Pemotongan TKD dan Penghapusan Honorer, Khawatir Berdampak pada Pendidikan

4
×

Anhar Soroti Pemotongan TKD dan Penghapusan Honorer, Khawatir Berdampak pada Pendidikan

Share this article
Anhar soroti pemotongan TKD dan penghapusan honorer yang dinilai berpotensi mengganggu sektor pendidikan di Samarinda.

Sentralkaltim.id, Samarinda –Anggota DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti rencana pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) serta penghapusan tenaga honorer yang dinilai dapat memberikan dampak serius terhadap dunia pendidikan di daerah.

Anhar mengatakan, TKD selama ini menjadi salah satu sumber penting pendapatan daerah untuk mendukung berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan dan pembiayaan tenaga pendidik. Ia menilai pemerintah pusat perlu memahami kondisi daerah yang masih memiliki banyak keterbatasan.

“Jangan lagi potong TKD-nya kita. Kan itu salah satu sumber pendapatan daerah kita untuk pengelolaan hal-hal seperti yang ditanyakan teman-teman media tadi. Jangan bikin susah daerah. Kita masih punya keterbatasan infrastruktur dan tenaga didik,” ujar Anhar saat diwawancarai.

Ia menjelaskan, hingga saat ini banyak sekolah masih mengandalkan tenaga honorer untuk memenuhi kebutuhan guru. Jika kebijakan penghapusan tenaga honorer tetap dilakukan tanpa solusi yang jelas, maka sekolah-sekolah dikhawatirkan akan mengalami kekurangan tenaga pengajar. Pungkasnya (*)

Baca juga :  Deni Hakim Anwar Dorong Percepatan Fungsional Terowongan Samarinda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *