Scroll untuk baca artikel
Kab. Kutim

Dari Kantin Sekolah ke Warung Desa, Dinkes Kutim Galakkan Makan Aman untuk Anak-anak

284
×

Dari Kantin Sekolah ke Warung Desa, Dinkes Kutim Galakkan Makan Aman untuk Anak-anak

Sebarkan artikel ini
Dari Kantin Sekolah ke Warung Desa, Dinkes Kutim Galakkan Makan Aman untuk Anak-anak

SENTRALKALTIM.ID, Sangatta — Di Kutai Timur, keamanan pangan kini menjadi perhatian serius. Dari sekolah dasar hingga pasar kecil di pelosok, petugas kesehatan rutin memeriksa jajanan yang dijual kepada anak-anak. Tujuannya sederhana: memastikan tidak ada lagi makanan yang mengandung boraks, formalin, atau pewarna tekstil berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, Sumarno, mengatakan pengawasan dilakukan oleh tim kesehatan lingkungan dari puskesmas di setiap kecamatan. Mereka memeriksa sampel makanan langsung di lapangan dan memberikan edukasi kepada pedagang.

“Kami tidak ingin ada lagi anak yang tanpa sadar mengonsumsi bahan berbahaya,” ujarnya.

Namun, di balik pengawasan itu, Dinas Kesehatan Kutim juga berupaya membangun kesadaran masyarakat. Pedagang diajak memahami bahwa makanan sehat bukan hanya soal rasa, tetapi juga keselamatan.

“Di banyak sekolah, petugas gencar memberikan penyuluhan bersama guru dan kader posyandu tentang cara memilih bahan pangan aman,” tutur dia.

Kerja sama lintas sektor dijalankan dengan Dinas Perdagangan dan BPOM Sangatta. Koordinasi ini memungkinkan pengawasan lebih sistematis dan tindakan cepat jika ditemukan pelanggaran.

Bagi Sumarno, upaya ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ia menyebutnya sebagai gerakan moral agar masyarakat Kutim memiliki kebiasaan makan yang sehat dan bertanggung jawab.

“Kesehatan anak adalah cermin masa depan daerah. Dan langkah-langkah kecil itu kini mulai terlihat dampaknya. Di beberapa sekolah, pedagang kantin mengganti pewarna sintetik dengan bahan alami, sementara warga semakin berhati-hati memilih jajanan anak,” pungkas sosok Kepala Dinas Kesehatan tersebut. (ADV/Diskominfo Kutim/—)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *