Scroll untuk baca artikel
Opini

Bima Di Timur Borneo, Kisah Inspiratif Syafruddin Dari Buruh Pelabuhan Sampai ke DPR RI

324
×

Bima Di Timur Borneo, Kisah Inspiratif Syafruddin Dari Buruh Pelabuhan Sampai ke DPR RI

Sebarkan artikel ini
Ketua DPW PKB KALTIM dan Anggota DPR RI, Syafruddin,S.Pd

SENTRALKALTIM.ID, Samarinda – perjalanan seseorang kerap kali tidak terlepas dari tantangan, namun bagi mereka yang memiliki tekad dan keberanian yang kuat, tantangan bukanlah menjadi tembok penghalang yang tidak bisa untuk dilalui.

Sebuah Kisah Inspiratif perjalanan hidup Syafruddin atau kerap di sapa BANG UDIN, sukses mengubah nasib dari anak petani bawang dan buruh pelabuhan hingga sampai ke DPR RI.

Hidup dan besar di desa, jauh di pedalaman kaki Gunung Parewa, tepatnya di Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pria yang sangat usil dan suka berkelahi waktu kecil, Syafruddin kian tumbuh dan berkembang dilingkungan yang sangat keras. Sejak kecil di asuh oleh sang nenek mengajarkan kemandirian pada dirinya.

Angin laut mengiringi perjalanan hidup Syafruddin saat pertama kali meninggalkan kampung halamannya di Desa Sakuru. Anak seorang petani bawang merah itu membulatkan tekad untuk merantau tampa membawa bekal selain tekad dan keberanianya yang ingin merubah nasib.

Di atas kapal barang yang bermuatan bawang merah menuju Kalimantan Selatan, Syafruddin memulai kisah hidup di tanah rantau—Sebuah perjalanan yang kelak mengantarkannya ke kursi DPR RI.

Merantau bukanlah pilihan mudah. Setibanya di Banjarmasin Kalimantan selatan, ia menjadi buruh bawang merah di pelabuhan. dengan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain demi mendapatkan sesuap nasi dan bertahan hidup

Dalam perjalanannya, Syafruddin memutuskan untuk melanjutkan perjalanannya hingga sampai membawanya ke Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Di sana, ia bekerja sebagai penjaga tambak. Hari-harinya menyatu dengan lumpur dan terik matahari, hingga jauh dari hiruk-pikuk politik yang kelak akan menjadi dunianya.

Perjuangan belum berhenti. Syafruddin kemudian melanjutkan perantauannya ke kota Samarinda. Di Kecamatan Palaran, ia kembali bekerja sebagai buruh di pelabuhan peti kemas. Bermodalkan fisik dan tenaga menjadi harga yang harus dibayar demi menyambung hidup.

Namun di tengah kerasnya pekerjaan fisik, tumbuh kesadaran baru dalam dirinya.

Pendidikan adalah jalan yang mengubah nasib hidup.

dengan memulai pendidikan formal di salah satu kampus ternama di kota Samarinda yaitu Universitas Mulawarman. Ia sangatlah aktif, Selain mengikuti pembelajaran di dalam ruangan, Syafruddin kerap aktif di setiap organisasi mahasiswa baik internal maupun eksternal hingga mampu membuka cakrawala berpikirnya.

Tumbuh dan berproses di salah satu organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Syafruddin mulai memiliki naluri kepemimpinan setelah ia bergabung didalam organisasi tersebut.

komitmen yang mendalam untuk mengabdikan tenaga, pikiran,Aktif di PMII mengantarkan Syafruddin terpilih sebagai Ketua Cabang PMII Kota Samarinda, pada saat itu.

Setelah menjabat sebagai ketua PC PMII Kota Samarinda, Syafruddin memutuskan melanjutkan perjalanan karirnya ke dunia politik dan memilih Partai Kebangkita Bangsa (PKB) yang menurutnya partai yang bisa mejaga toleransi tampa ada diskriminasi terhadap suku, agama maupun warna kulit.

Dalam Perjalanan politiknya tidak selalu mulus.

Dengan modal kecerdasan dan keberanian yang ia miliki, Pada Pemilu 2009–2014 Syafruddin mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur dari Dapil Samarinda, namun belum berhasil

Kegagalan itu tidak mematahkan semangatnya.

Ia kembali bangkit dan mencoba peruntungan di Dapil VI Kaltim (Bontang Kutim berau) pada periode 2014–2019. Kali ini, kerja kerasnya berbuah manis— Syafruddin terpilih sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur.

Tidak sampai disitu, pada pemilu 2019-2024. Dengan keberanian dan dedikasinya kepada masyarakat. Kepercayaan masyarakat kembali ia peroleh saat mencalonkan diri di Dapil Balikpapan. Kerap para politisi menyebut dapil tersebut dapil yang sulit untuk di masuki.

Dengan Terpilih kembali, Syafruddin semakin memantapkan langkah pengabdiannya di dunia politik. Walaupun selama 2 periode menjadi wakil rakyat dari Dapil yang berbeda, namun sesungguhnya ia bekerja dan berjuang untuk seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

Dalam puncaknya, dengan keyakinan dan pengalaman panjang yang ia miliki, Syafruddin melanjutkan perjuangan nya dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dapil Kalimantan Timur.

Ia kembali terpilih sebagai wakil rakyat Kalimantan Timur di DPR RI.

Dengan bergabung di Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi.

Syafruddin fokus pada keluhan masyarakat kaltim terkait banyaknya perusahaan tambang yang tidak konsisten dalam kewajibannya untuk melakukan reklamasi pasca tambang dan percepatan terwujudnya Kaltim terang dengan menuntaskan desa-desa yang belum teraliri listrik serta pembangunan infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Timur.

Dari perjalanan hidup yang keras dan penuh dengan keterbatasan tidak memudarkan semangatnya hingga menjadikan SYAFRUDDIN duduk di kursi DPR RI Dapil Kalimantan Timur.

Sebuah kisah perjalanan hidup yang menjadi inspirasi dan motivasi bagi kaula muda. Dengan kerja keras, pendidikan, dan keberanian untuk bangkit dari kegagalan, jalan menuju perubahan selalu terbuka bagi siapa pun yang terus berusaha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *