Scroll untuk baca artikel
AdvertorialDPRD Samarinda

Komisi II DPRD Samarinda Minta BPR Pertahankan Kualitas Kredit dan Kesehatan Bank

2
×

Komisi II DPRD Samarinda Minta BPR Pertahankan Kualitas Kredit dan Kesehatan Bank

Share this article

Sentralkaltim.id – SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, meminta Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terus menjaga kualitas penyaluran kredit agar tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tetap terkendali. Menurutnya, capaian positif yang diraih perusahaan saat ini harus dipertahankan melalui pengelolaan yang hati-hati dan terukur.

Hal tersebut disampaikan Iswandi usai rapat evaluasi bersama jajaran direksi BPR. Dalam pembahasan tersebut, Komisi II menyoroti hasil audit, kondisi kesehatan bank, serta perkembangan penyaluran pembiayaan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil.

Menurut Iswandi, BPR memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan sektor usaha mikro. Karena itu, penyaluran kredit harus tetap dilakukan secara selektif agar tidak memunculkan kembali kredit bermasalah yang pernah membebani perusahaan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Ya ada, jadi kan mereka membiayai usaha kecil dan mikro. Cuma yang harus kita soroti jangan sampai NPL itu tinggi,” ujar Iswandi Senin (29/6/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil audit yang dipaparkan dalam rapat, kondisi BPR saat ini berada dalam kategori yang baik. Tingkat kesehatan bank juga dinilai sangat memuaskan, menjadi indikator bahwa pembenahan yang dilakukan manajemen selama beberapa tahun terakhir mulai membuahkan hasil.

“Secara hasil auditnya mereka itu kan tahun lalu, kemudian kategori kesehatan kategori satu, bagus, sangat bagus. Yang lain-lain bagus lah,” katanya.

Meski memberikan penilaian positif, Iswandi mengingatkan agar manajemen tidak lengah. Menurutnya, menjaga kualitas aset dan kehati-hatian dalam menyalurkan kredit harus tetap menjadi prioritas, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Ia juga menilai gaya kepemimpinan direksi saat ini menjadi salah satu faktor yang mendukung membaiknya kinerja perusahaan. Sikap hati-hati dalam mengambil keputusan dinilai penting untuk mempertahankan kesehatan bank sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BPR.

“Saya lihat juga direktur kan safety lah, dia berhati-hati orangnya. Jadi secara umum oke-oke sih,” pungkas Iswandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *