Scroll untuk baca artikel
DPRD Samarinda

Deni Hakim Anwar Usulkan Feeder dan Angkot Terintegrasi di Samarinda

9
×

Deni Hakim Anwar Usulkan Feeder dan Angkot Terintegrasi di Samarinda

Share this article
Deni Hakim Anwar usulkan sistem feeder dan angkot terintegrasi untuk mendukung transportasi umum yang menjangkau seluruh wilayah Kota Samarinda.

Sentralkaltim.id, Samarinda — Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengusulkan sistem transportasi umum terintegrasi di Kota Samarinda melalui pengoperasian feeder dan angkutan kota yang saling terhubung dengan jalur bus utama.

Menurut Deni, Samarinda membutuhkan transportasi massal yang mampu menjangkau seluruh wilayah kota, termasuk kawasan dengan ruas jalan kecil yang sulit dilalui bus besar. Oleh sebab itu, keberadaan feeder dinilai menjadi solusi penting dalam sistem transportasi perkotaan.

“Nantinya kan di Samarinda ini masih banyak ruas-ruas jalan kecil. Nah itu nanti penghubungannya dengan angkot-angkot kecil,” ujarnya.

Ia menjelaskan, feeder nantinya berfungsi sebagai penghubung antara kawasan permukiman dengan jalur utama bus kota. Dengan sistem tersebut, masyarakat tetap dapat mengakses transportasi publik secara lebih mudah dan efisien.

Meski demikian, Deni menegaskan bahwa pengembangan transportasi modern tidak boleh mengesampingkan keberadaan angkutan kota lama. Ia berharap para pengemudi angkot yang masih memiliki izin trayek aktif tetap diberdayakan dalam sistem transportasi baru.

“Kita tidak ingin angkot lama pun tersingkirkan. Tapi yang masih punya izin trayek aktif, itu yang menjadi poin pentingnya,” katanya.

Selain itu, ia menyebut pemerintah kota telah menyiapkan skema dan mekanisme pengembangan transportasi umum. DPRD Samarinda, lanjut Deni, akan mendukung program tersebut selama pelaksanaannya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Ia juga menilai penerapan transportasi publik tidak perlu dilakukan secara besar-besaran pada tahap awal. Menurutnya, pemerintah bisa memulai dari satu hingga beberapa trayek terlebih dahulu sebelum dilakukan pengembangan lebih luas di seluruh wilayah Samarinda. Pungkasnya (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *