Scroll untuk baca artikel
DPRD Samarinda

Anhar: Jangan Samakan Samarinda dengan Jakarta, Kebijakan Pusat Bikin Susah Daerah

13
×

Anhar: Jangan Samakan Samarinda dengan Jakarta, Kebijakan Pusat Bikin Susah Daerah

Share this article
Anhar menegaskan kebijakan pendidikan nasional tidak bisa disamaratakan antara daerah dan ibu kota. Menurutnya, Samarinda masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan tenaga pendidik sehingga pemerintah pusat diminta menghadirkan solusi, bukan justru membebani daerah dengan pemotongan anggaran pendidikan.

Sentralkaltim.id, Samarinda – Anhar, anggota DPRD Kota Samarinda Komisi III, kritik kebijakan pusat jangan di samakan samarinda dengan Jakarta; Samarinda terbatas infrastruktur dan tenaga didik.

“Jangan bikin susah daerah; carikan solusi, jangan potong TKD,” desaknya dalam wawancara Senin (8/5/2026).

Ia puji latar belakang Menteri dari Muhammadiyah sukses di pendidikan dan RS, tapi tantangan negara berbeda.
Pendidikan prioritas tertinggi seperti kesehatan; Pemkot tak bisa tolak kebutuhan warga seperti BPJS.

Anhar bandingkan Jepang: pendidikan tentukan masa depan negara, penempatan lulusan langsung tersedia.

Di Indonesia, bangun sekolah mewah tapi lulusan Unmul/UNIC bingung kemana; evaluasi holistik diperlukan.

Hilangkan ujian nasional dulu, tapi esensi pendidikan jangan hilang demi kualitas anak bangsa. Pungkasnya (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *