SENTRALKALTIM.ID, Samarinda -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mengapresiasi langkah PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang telah memperbaiki ruas jalan poros Sangatta–Bengalon setelah sempat terputus akibat longsor.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pihaknya mendukung kegiatan investasi, termasuk pertambangan, selama tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
“Kami sama sekali tidak menolak pertambangan. Justru investasi seperti ini penting bagi Kaltim, apalagi sekitar 60 persen produksi batubara nasional berasal dari daerah kita. Tetapi infrastruktur umum seperti jalan juga harus dipastikan tetap layak digunakan bersama,” kata Rudy usai menerima perwakilan KPC di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Rabu (1/10/2025).
Ia menjelaskan, jalan poros tersebut memiliki peran vital karena menjadi jalur utama distribusi logistik, tidak hanya antar-kabupaten/kota di Kaltim, melainkan juga konektivitas menuju Kalimantan Utara.
“Jalan ini adalah satu-satunya akses bersama. Maka kondisinya harus benar-benar aman bagi semua pengguna,” tegasnya.
Dalam pertemuan itu, perwakilan KPC melaporkan bahwa sekitar delapan kilometer jalan yang terdampak longsor telah diperbaiki sehingga kini bisa kembali dilintasi dengan aman.
Selain itu, PT KPC juga menyatakan, siap untuk melakukan penataan ulang agar standar keselamatan lebih terjamin.
Kendati demikian, Rudy mengingatkan bahwa jalan tersebut masih dalam proses pengalihan aset.
“Secara status, jalan itu bukan milik provinsi. Saat ini masih dalam tahapan tukar guling antara Balai Jalan Nasional dengan Kementerian Keuangan. Tugas Pemprov memastikan akses ini tetap bisa dipakai masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan agar keberadaan infrastruktur strategis tetap terjaga.
“Yang terpenting, jalan ini tidak hanya mendukung aktivitas tambang, tetapi juga menjadi jalur vital bagi mobilitas warga dan hubungan antarprovinsi,” tandasnya.














