SENTRALKALTIM.ID, Samarinda – Kontingen Cabang Olahraga Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kutai Timur tampil dominan dan keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Kelompok Umur 2026 yang berlangsung di Venue Celmbing Center Gor Kadrie Onieng. Samarinda 13–16 Mei 2026.
Pencapaian kali ini menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah berdirinya FPTI Kutai Timur. Sepanjang kompetisi, para atlet Kutai Timur sukses mengoleksi total 35 medali, yang terdiri atas 14 medali emas, 13 perak, dan 8 perunggu.
Dominasi ini terbilang luar biasa mengingat total medali emas yang diperebutkan di seluruh nomor perlombaan hanya 22 buah.
Lebih dari itu, atlet Kutai Timur konsisten menapakkan kaki di podium kehormatan pada setiap nomor yang dipertandingkan.
Ketua Umum FPTI Kutai Timur, Aji Fahriza Hakim, menegaskan bahwa dominasi di tingkat provinsi ini barulah langkah awal dari cetak biru pembinaan jangka panjang.
“Target besar organisasi saat ini adalah menghantarkan atlet-atlet lokal untuk menembus panggung dunia” Ujarnya
Menurut Aji Fahreza Hakim, orientasi pembinaan FPTI Kutai Timur ke depan tidak lagi sekadar mengejar prestasi di level regional. Pihaknya berkomitmen penuh memfasilitasi para atlet daerah agar mampu bersinar di tingkat nasional hingga internasional.
“Target jangka panjang dari program ini adalah melahirkan atlet asli Kutai Timur yang mampu menembus skuad Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dan bersaing di kompetisi berskala global”















