Scroll untuk baca artikel
Kab. Kutim

Pembangunan Dua Pasar Rakyat Hampir Rampung, Kutim Siapkan Penataan Ekonomi Kecamatan

281
×

Pembangunan Dua Pasar Rakyat Hampir Rampung, Kutim Siapkan Penataan Ekonomi Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Dua Pasar Rakyat Hampir Rampung, Kutim Siapkan Penataan Ekonomi Kecamatan

SENTRALKALTIM.ID, Sangatta — Upaya menata pusat-pusat ekonomi di tingkat kecamatan kembali mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Dua pasar rakyat baru, masing-masing di Teluk Pandan dan Bengalon, kini berada pada tahap finalisasi setelah proses konstruksi berlangsung sepanjang tahun.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, menuturkan bahwa pembangunan kedua pasar tersebut merupakan bagian dari agenda jangka menengah untuk menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih layak. Ia mengatakan bahwa tim lapangan tengah melakukan pemeriksaan akhir terhadap fasilitas umum, termasuk penataan jalur pedagang, ruang sanitasi, dan area parkir.

“Kami memastikan seluruh sarana siap digunakan. Tidak hanya berdiri bangunannya, tetapi juga fungsinya harus benar-benar aman bagi pedagang dan pembeli,” ucapnya.

Nora menambahkan bahwa pasar rakyat memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang ekonomi yang teratur. Selama ini, masyarakat Teluk Pandan dan Bengalon mengandalkan pasar tumpah atau warung keliling, yang tidak memungkinkan pengawasan harga berjalan optimal.

“Ketika warga tidak memiliki pasar yang terpusat, mekanisme harga sering berfluktuasi. Dengan pasar yang tertata, pemerintah bisa menjaga kestabilan harga dan mengurangi disparitas di daerah pinggiran,” jelasnya.

Selain penyelesaian fisik, Disperindag juga menyiapkan pendekatan baru dalam tata kelola pasar. Ada rencana pembinaan bagi pedagang mengenai sanitasi, pengelolaan kios, serta pemisahan zona untuk komoditas basah dan kering. Pemerintah kecamatan akan dilibatkan dalam pengawasan harian agar kebijakan berjalan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Pada akhirnya, pasar bukan semata bangunan. Ia adalah ekosistem yang menggerakkan UMKM, membuka peluang kerja, dan memunculkan kegiatan ekonomi harian. Kami berharap Teluk Pandan dan Bengalon dapat merasakan peningkatan aktivitas setelah pasar ini dibuka,” ujar Nora.

Dengan penyelesaian yang hampir tuntas, pemerintah menargetkan kedua pasar dapat mulai digunakan sebelum akhir tahun. (ADV/Diskominfo Kutim/—).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *