Scroll untuk baca artikel
Kab. Kutim

Jalan Wahau Kongbeng Berlubang Rawan Kecelakaan, Abd Mubaroq ; Pertanyakan Kinerja Eksekutif dan legislatif

228
×

Jalan Wahau Kongbeng Berlubang Rawan Kecelakaan, Abd Mubaroq ; Pertanyakan Kinerja Eksekutif dan legislatif

Sebarkan artikel ini
Abdullah Mubaroq, Bendahara Umum HIMA Wahau–Kongbeng

SENTRALKALTIM.ID, Muara wahau – Abdullah Mubaroq, Bendahara Umum HIMA Wahau–Kongbeng, menanggapi kondisi jalan SP1–SP2 Muara Wahau–Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, yang hingga saat ini masih mengalami kerusakan parah. Jalan tersebut berada di tengah pemukiman warga dan menjadi jalur penting aktivitas masyarakat, bahkan kerap disebut sebagai jalan kabupaten sekaligus jalan lintas provinsi.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan jalan ini telah lama dikeluhkan warga. Banyak video kondisi jalan yang viral di media sosial, memperlihatkan kendaraan masyarakat yang nyangkut hingga mobil pengangkut hasil sawit terguling dan muatannya berserakan di jalan, yang menandakan pemerintah tidak sama sekali memperdulikan hal itu.

Kondisi Jalan berlubang yang menghubungkan Muara wahau dan Kongbeng. (Tangkapan layar cuplikan video fb Dtiga Drone)

“Dengan kondisi jalan yang berlubang dan sangat berbahaya untuk masyarakat yang melintas patut di pertanyakan keberadaan pemerintah saat ini. sehingga jangan sampai menimbulkan kekhawatiran dan kekecewaan di tengah masyarakat” ujar Mubaroq

Sebagai pemuda daerah, Abdullah Mubaroq menilai bahwa persoalan ini tidak bisa terus dibiarkan berlarut-larut. Kerusakan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi sudah menyangkut keselamatan pengguna jalan serta kelangsungan aktivitas ekonomi masyarakat Kutai Timur, khususnya di wilayah Muara Wahau dan Kongbeng.

“Masyarakat sudah menyampaikan hal ini berulang kali hingga di viralkan di media sosial. Namun hingga sampai sekarang tidak ada tanggapan dari mereka ini (pemerintah)” imbuhnya

Lebih lanjut pria kelahiran muara wahau ini mempertanyakan kinerja LEGISLATIF (DPRD) yang merupakan perpanjangan tangan rakyat ke pemerintah untuk menyampaikan aspirasi apa yang sedang dirasakan rakyatnya.

“Kita lihat seksama pembiaran jalan rusak ini sudah terjadi sejak lama sebelum pilkada sehingga kerap terjadi kecelakaan lalu lintas. Sepanjang jalan utama lintas provinsi tersebut banyak berlobang dan digenangi air saat musim hujan, sehingga patut kita pertanyakan kinerja mereka ini apa” ungkapnya

Baca juga :  Suami Bunuh Istri di Toko Pakaian Muara Wahau, Polisi Duga Motif Cemburu

Hal tersebut merupakan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat dikarenakan belum mendapatkan pelayanan infrastruktur sebagaimana yang diharapkan

“Kami berharap Pemkab dan pemda merespon dan memperbaiki jalan yang rusak tersebut, sehingga tidak banyak memakan korban pengendara,” pungkasnya.

Langkah nyata pemerintah secara konkret sangat dinantikan oleh rakyatnya agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan tidak ada lagi korban akibat kelalaian yang berulang.

Penulis: Tim Redaksi Editor: Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *